Bapak Karyo, Pengerajin Telempe atau Sesek yang masih bertahan dari Desa Randupitu
Pak Karyo, seorang warga dari Dusun Randupitu Rt. 01 Rw. 04 telah menorehkan namanya sebagai pengerajin telempe dan sesek yang ulung di wilayahnya. Dengan dedikasi yang telah menghampiri puluhan tahun, Pak Karyo telah menjadi satu-satunya pengerajin telempe di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
“Sudah semenjak masa muda, saya telah mengabdikan dirinya sepenuhnya pada seni pengerjaan telempe dan sesek. “Membuat Telempe atau Sesek ini adalah pekerjaan utama saya. Saya menggelutinya semenjak masih muda hingga sekarang, Kemampuan dalam membuat telempe didapat secara otodidak namun saya memang banyak melihat bapak dan kakek saya membuat sesek” ujar Bapak yang memiliki tiga orang anak ini.
Telempe dan sesek yang diproduksi oleh Pak Karyo memiliki kegunaan yang beragam. Dari digunakan sebagai plafon ruangan, hingga elemen dekoratif untuk rumah-rumah tradisional seperti joglo atau gubuk lesehan, serta dapat dipakai untuk pintu dan jendela rumah. Dengan harga yang terjangkau, satu telempe atau sesek per meternya dihargai Rp. 50.000,- untuk motif polos, sedangkan untuk motif batik, kotak-kotak, dan sejenisnya, dibandrol dengan harga Rp. 100.000,- per meternya.



